SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA BARABAI

Statistik Pengunjung

Jumlah Pengunjung :
177833
Pengunjung Hari Ini :
24
User Online :
1
Terakhir Update :
27-08-2014

Web Administrator

  • Aries
 

Sejarah Umum

Berdasarkan Statblaad Tahun 1937 Nomor 638 dan Nomor 639 Pasal 1 ayat (1) berbunyi:

"Dalam Alfdeling Banjarmasin (kecuali Onder Afdeling Pulau Laut dan Adeling Hulu Sungai dari Resedensi Borneo Selatan dan Timur)"

 

Peradilan Agama dalam perkara-perkara orang Islam dilakukan oleh :

a. Pengadilan-Pengadilan Kadi

b. Pengadilan Tinggi Kadi

 

Kemudian pada Statblaad Tahun 1937 Nomor 639 pada huruf (a) disebutkan Pengadilan-Pengadilan Kadi diadakan di Banjarmasin, Marabahan, Martapura, Pelaihari, Rantau, Kandangan, Negara, Barabai, Amuntai dan Tanjung.

 

Dari Statblaad inilah diantara dasar hukum Pengadilan Agama Barabai, namun demikian perlu diketahui bahwa sebelum adanya Kerapatan Kadi tersebut di daerah Barabai telah ada Mufti yang menangani berbagai fatwa agama, menangani pula fatwa yang bertalian dengan nikah, talak, rujuk dan warisan. Mufti pertama kali di daerah Barabai pada saat itu dipegang oleh H. M. Mochtar bin H. M. Hasan (berdasarkan Surat Keputusan Resident Zov Borneo tanggal 20 Februari 1932).

 

Sejak adanya Mufti tersebut, kemudian tokoh masyarakat, para tuan guru, alim ulama meminta kepada Pemerintah Penjajah agar orang Islam diberi kesempatan dan wewenang untuk menyelesaikan perkaranya yang menyangkut kepentingan orang Islam, teristimewa dalam bidang rumah tangga dengan memakai tata aturan agama Islam.

 

Dari Pemerintah Hindia Belanda dengan adanya gagasana-gagasan ataupun permintaan-permintaan umat Islam pada saat itu, maka diadakanlah/lahirlah Statblaad Tahun 1937 Nomor 638 dan Nomor 639 tersebut.

 

Dengan dikeluarkannya Statblaad tersebut berarti eksetensi dari pada peraturan Islam dan kepentingan ummat Islam di sekitar Banjarmasin dan Kalimantan Selatan termasuk di dalamnya Barabai sudah mulai mantap, dan dengan dikeluarkannya Statblaad Tahun 1937 tersebut, pemerintah pada tanggal 21 Mei 1938 dengan Surat Nomor 58/B/1-3/38 mengangkat jabatan sebagai Kadi yang pertama juga mempercayakan kepada H. M. Mochtar bin H. M. Hasan yang sebelumnya sudah memangku jabatan sebagai Mufti tersebut, dan sejak berdirinya sampai dengan sekarang, di Pengadilan Agama Barabai sudah 7 (tujuh) kali pergantian pimpinan.

Total akses : 784